Kisi-kisi Instrumen Penilaian Kreativitas dan Inovasi dalam Praktikum Kimia secara Daring

Pandemi Covid-19 memaksa guru untuk mengadopsi teknologi dan pembelajaran inovatif dalam pembelajaran. Pelaksanaan kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menambah wawasan peserta terkait inovasi pembelajaran. Hasil pelaksanaan kegiatan ini telah membantu guru dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif dan praktek pembuatan konten pembelajaran. Pada kegiatan ini terdapat beberapa kendala yang dialami antara lain permasalahan internet dan pengetahuan awal tentang model inovasi yang sedikit menyebabkan kelambanan dalam penyamapaian dan penerimaan materi. Meskipun demikian, antusiasme guru guru sangat tinggi dalam kegiatan ini untuk membuat konten pembelajaran yang berkualitas bagi siswa. Untuk kegiatan yang berikutnya, dapat mengangkat isu tentang motivasi belajar bagi siswa untuk mempersiapkan model tatap muka pada kondisi normal.

Kreativitas memiliki ciri-ciri kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), 28 keaslian atau originalitas (originality), dan elaborasi (elaboration).

Kelancaran adalah kemampuan mengeluarkan ide atau gagasan yang benar sebanyak mungkin secara jelas.

Keluwesan adalah kemampuan untuk mengeluarkan banyak ide atau gagasan yang beragam dan tidak monoton dengan melihat dari berbagai sudut pandang.

Originalitas adalah kemampuan untuk mengeluarkan ide atau gagasan yang unik dan tidak biasanya, misalnya yang berbeda dari yang ada di buku atau berbeda dari pendapat orang lain.

Elaborasi adalah kemampuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi dan menambah detail dari ide atau gagasannya sehingga lebih bernilai.

https://drive.google.com/file/d/12PbiTpA8OJd5238ZRGq8AM_wNjECnSqd/view?usp=sharing

Permasalahan : Bagaimana meningkatkan disiplin siswa saat belajar daring ? 

Comments

  1. Disiplin belajar merupakan kesadaran untuk melakukan sesuatu pekerjaan dengan
    tertib dan teratur sesuai dengan peraturan-peraturan yang berlaku dengan penuh tanggungjawab tanpa paksaan dari siapapun. Arikunto (1990: 137) mengemukakan macam-macam disiplin belajar ditunjukkan oleh beberapa perilaku yaitu, mentaati tata tertib sekolah, perilaku kedisiplinan di dalam kelas, disiplin dalam menepati jadwal belajar, dan belajar secara teratur.
    Dalam meningkatkat disiplin siswa saat pembelajaran daring, sebagai guru dapat melakukan beberapa hal yaitu memberikan Perhatian yang baik saat belajar, selalu mengecek Kehadiran Siswa, Menepati jadwal/waktu baik dalam proses pembelajaran maupun saat memberikan tugas kepada siswa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya izin menambahkan, selain disiplin jadwal atau waktu yaitu disiplin dalam menetapkan aturan. Aturan ini biasanya dibuat dan disepakati pada awal pembelajaran. Model pemberian sangsi yang diskriminatif harus ditinggalkan. Keadilan harus ditegakkan dalam keadaan apapun. Proses pembelajaran memberikan aturan yaitu memberikan materi dan tugas sesuai dengan aturan yang disepakati bersama, jika proses siswa melakukan pelanggaran pembelajaran daring mereka akan di
      berikan sanksi berupa teguran seperti meghapal teori-teori sesuai dengan mata pelajaran yang bersangkutan.

      Delete
  2. saya setuju dengan pendapat nurul disini saya akan lebih memperjelas jawaban dari saudari nurul.

    Berikut ini beberapa cara agar anak disiplin belajar di rumah.
    1. Memberi pemahaman mengenai situasi yang terjadi
    Saat ini yang perlu dikenalkan pada anak adalah mengenai social distancing dan aktivitas di rumah. Berikan pemahaman pada anak bahwa belajar di rumah merupakan salah satu bentuk pencegahan penularan virus Corona.

    2. Aktif berkonsultasi dengan guru
    Psikolog Personal Growth, Gracia Ivonika menyarankan agar orang tua selalu aktif berkonsultasi dengan guru di sekolah. Tanyakan pada guru mengenai materi yang harus dipelajari anak, metode pembelajaran, serta tugas yang harus dikerjakan. Beri tahu pula perkembangan anak selama belajar di rumah agar guru dapat mengantisipasi langkah pembelajaran selanjutnya.

    3.Buat jadwal teratur
    Libur sekolah bukan berarti bermalas-malasan. Jelaskan pada anak situasi yang terjadi bahwa sekolah tetap berlangsung dan hanya dipindahkan ke rumah. Berikan penjelasan bahwa sebenarnya anak-anak tidak sedang libur sekolah namun belajar di rumah. Di sini, orang tua bisa membuatkan jadwal yang fleksibel namun tetap teratur seperti kegiatan di sekolah.

    4. Belajar dan bekerja Bersama
    Aktivitas orang tua yang harus bekerja dari rumah bisa digabungkan dengan belajar bersama anak. Anak akan merasa lebih adil dan terpacu untuk belajar ketika orang tua juga ikut bekerja bersama.

    5.Pandu anak belajar
    Bantu pula anak untuk memahami materi yang dipelajari. Jelaskan dengan baik kepada anak tentang apa yang orang tua pahami. Jika tidak mengerti materi pembelajaran, jangan sungkan untuk bertanya pada guru atau mencari sumber yang tepat untuk menjelaskan materi pada anak.

    6. Manfaatkan media pembelajaran daring (online)
    Orangtua juga bisa menerapkan media pembelajaran secara daring yang sudah disediakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta sejumlah lembaga yang memberikan akses secara gratis. Manfaatkan metode pembelajaran ini sebaik mungkin untuk mendapatkan video dan gambar sesuai dengan materi yang dibutuhkan anak.

    7. Ciptakan suasana belajar yang nyaman
    Buat suasana yang nyaman untuk bekerja dan belajar di rumah. Beraktivitas di rumah berarti memiliki kebebasan dan keleluasaan untuk bereksplorasi. Orang tua bisa mengajak anak belajar di ruang keluarga atau pekarangan rumah untuk mendapatkan udara yang terbuka.
    Menggunakan benda tambahan seperti bantal dan menyiapkan makanan ringan juga bisa dilakukan agar anak betah belajar.

    8. Selingi dengan aktivitas yang menyenangkan
    Agar tidak membosankan, selalu siapkan aktivitas yang menyenangkan bersama anak. Aktivitas ini dapat pula menjadi hadiah ketika anak menyelesaikan sebuah tugas atau materi.
    Aktivitas yang menyenangkan misalnya bermain video game dan menonton film. Jangan lupa untuk mengajak anak beraktivitas fisik dan berolahraga selama berkegiatan di rumah.

    ReplyDelete
  3. Di dalam pembelajaran, disiplin sangat dibutuhkan karena tanpa adanya kesadaran melaksanakan aturan yang ditetapkan sebelumnya, pembelajaran tidak akan berjalan efektif dan optimal. Perilaku disiplin tidak akan tumbuh dengan sendirinya, melainkan perlu kesadaran diri, latihan, kebiasaan, dan juga adanya hukuman. Bagi siswa disiplin belajar juga tidak akan tercipta apabila siswa tidak mempunyai kesadaran diri. Siswa akan disiplin dalam belajar apabila siswa sadar akan pentingnya belajar dalam kehidupannya. Siswa yang sudah terbiasa disiplin, sikap dan perbuatan disiplin yang dilakukan bukan lagi dirasakan sebagai suatu beban, melainkan suatu tindakan yang sudah biasa dilakukan setiap hari. cara yang dapat dilakukan guru untuk meningkatkan disiplin siswa dalam pembelajaran daring, yaitu dengan memberikan pemahaman mengenai situasi yang terjadi, membuat jadwal secara teratur, dan menciptakan suasana belajar yang nyaman.

    ReplyDelete
  4. saya setuju dengan mellycha dan nurul amini

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

PENYUSUNAN KISI-KISI INSTRUMEN KEGIATAN PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS DISRUPTIVE DALAM TIGA DOMAIN YAITU SIKAP PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN

KISI-KISI INSTRUMEN KEGIATAN PEMBELAJARAN KIMIA